Mitsubishi Galant ST (EA5A) : Poison From VR-4 Version

Karena tidak tahan racun yang menghinggap di pikirannya, akhirnya Riki memulai konversi dari ke Mitsubishi Galant VR-4. “Awalnya eksterior dulu yang di-onvert ke VR-4, mulai bemper depan-belakang, headlamp, side skirt, fender, termasuk handle surround-nya,” jelas anggota Idmoc Bogor ini.

Mitsubishi-galant-ea5a-riki-gt-auto-station-jun2015-05

Setahun lamanya betah dengan Galant ST EA5A yang berpenampilan VR-4, Riki sudah mulai gelisah dengan performa mesin 6A13-nya yang berkapasitas 2.500 cc (-red) tersebut. Tidak semudah membalikan telapak tangan, pria berdomisili Bogor ini harus bersabar karena jarangnya halfcut Galant VR-4.

Mitsubishi-galant-ea5a-riki-gt-auto-station-jun2015-06

“Setelah menunggu 7 bulan, bengkel menginfokan ada yang jual halfcut Galant VR-4 facelift. Tanpa pikir panjang, langsung beli,” ungkapnya. Melalui Yogi Susanto dari GT Auto Station, mesin dari Galant VR-4 tersebut terpasang tanpa masalah di Galant, lengkap dengan transmisi dan kaki-kaki.

Mitsubishi-galant-ea5a-riki-gt-auto-station-jun2015-07

Mesin 6A13TT yang berkapasitas 2.5L lengkap dengan twin-turbo ini sudah memiliki tenaga besar, yaitu 276 HP. Makanya Riki belum melakukan ubahan ekstrim pada bagian mesin, cukup mengganti knalpot, kopling OS Giken, hingga ECU yang di-reflash.

Mitsubishi-galant-ea5a-riki-gt-auto-station-jun2015-08

Tenaga besar tersebut dikirimkan melalui transmisi Galant VR-4 lengkap dengan all-wheel drive (AWD), ke velg bawaan Mitsubishi Lancer Evolution IX berlabel Enkei, yang membuat Galant-nya lebih orisinil. “Pernah pakai velg racing, tapi bosen. Lagian orisinilnya Evo lebih enteng,” ungkap Riki.

Mitsubishi-galant-ea5a-riki-gt-auto-station-jun2015-09

Advertisements

About wadiblog

just me
This entry was posted in Liputan Media, Modifikasi. Bookmark the permalink.